Sudah sebulan Suparmin berada di
Jakarta, pria muda yang penuh dengan petualangan dan kerja keras itu merambah
Jakarta sebagai perantauannya. Suparmin bertubuh tegap, kulitnya hitam legam,
matanya belo, berkumis tipis alisnya tebal, hidungnya mancung dan rambutnya
ikal dengan potongan cepak gaya retro. Setelah beberapa generasi keluarga
Suparmin tidak pulang kekampung halamannya di pulau jawa, ia kembali dengan
semangat yang membara untuk mencari penghidupan yang lebih baik dipulau jawa.
Misinya adalah bekerja dan mendapatkan penghasilan sebanyak – banyaknya di
Jakarta, Visinya adalah membawa kesuksesannya ke kampung halamannya nanti dan
membangun kampung halamannya itu menjadi kota metropolitan seperti Jakarta di
Papua, Irian Jaya.Tentu bukan itu saja yang menjadi misinya, Suparmin juga
mencari...