29/12/11

Suparmin The Hero


Sudah sebulan Suparmin berada di Jakarta, pria muda yang penuh dengan petualangan dan kerja keras itu merambah Jakarta sebagai perantauannya. Suparmin bertubuh tegap, kulitnya hitam legam, matanya belo, berkumis tipis alisnya tebal, hidungnya mancung dan rambutnya ikal dengan potongan cepak gaya retro. Setelah beberapa generasi keluarga Suparmin tidak pulang kekampung halamannya di pulau jawa, ia kembali dengan semangat yang membara untuk mencari penghidupan yang lebih baik dipulau jawa. Misinya adalah bekerja dan mendapatkan penghasilan sebanyak – banyaknya di Jakarta, Visinya adalah membawa kesuksesannya ke kampung halamannya nanti dan membangun kampung halamannya itu menjadi kota metropolitan seperti Jakarta di Papua, Irian Jaya.Tentu bukan itu saja yang menjadi misinya, Suparmin juga mencari seorang gadis jawa asli yang akan dinikahinya untuk mempertahankan garis keturunannya di Papua. Jangan tanya kenapa ia menetap di Papua.

 Suparmin adalah pria keturunan jawa asli yang di turunkan langsung dari kakek buyutnya.  Itu berawal dari tahun 1800-an ketika zaman penjajahan di pulau jawa masih meraja. Kakek buyut Suparmin yang nota bene adalah seorang pendekar di zamannya dan sekaligus seorang Kyai yang hebat dan sangat disegani oleh para penjajah. Tindak tanduknya selalu diawasi dengan ketat oleh para penjajah dan menjadi ancaman yang cukup besar bagi para penjajah di Indonesia. Karena ia juga sangat dihormati oleh warga setempat dan menjadikannya sebagai pemimpin untuk memerangi penjajah saat itu. Pengikutnya sangat banyak dan ia dijuluki sebagai “Kyai Geseng”.


Legend:

“Suatu hari kakek buyut Suparmin bertemu dengan seorang pemuda perantauan asal Papua Irian jaya Edo Nikararema. Pemuda perantauan ini mempunyai misi bagi kampungnya untuk mencari sosok tuhan yang patut disembah mereka. Itu terjadi karena suasana kampung asalnya yang menganut animisme terpecah menjadi beberapa kubu, mereka saling berselisih siapa tuhan yg paling kuat didunia ini. Sehingga menimbulkan perpecahan suku. Sebagai penengah di utuslah seorang pemuda yang paling hebat dari kampung Nikararema (baca: suku terkuat yg ada di papua) untuk mencari sosok tuhan yang paling kuat. Maka diutuslah Edo Nikararema seorang pemuda yang diharapkan bisa membawa kembali perdamaian di papua. Edo saat itu adalah seorang pemuda yg gagah perkasa.  

Setelah beberapa bulan pencarian Edo dipulau Jawa untuk menemukan tuhan akhirnya sampailah Edo di Kediri.  Semenjak sampai di pulau Jawa, Edo selalu menantang semua orang hebat yg ditemuinya. Edo selalu memenangkan pertarungan itu. Semua itu ia lakukan untuk mencari tuhan yg paling kuat. Sampailah ia bertemu dengan kakek buyut Suparmin Rd. Suparmin Wijoyo. Karena bertitel Rd. (Raden) tentu saja kakek buyut Suparmin bukan orang sembarangan, ia mewarisi darah ningrat dan kesaktian sebagai seorang pendekar yg cukup tersohor di kala itu.

Mengetahui hal itu Edo semakin bersemangat untuk menantangnya. Meskipun begitu Rd. Suparmin tidak serta merta menyetujui duel yg Edo minta. Rd. Suparmin mengutus para muridnya melawan Edo untuk mengetahui sejauh mana kesaktian Edo.

Selama seminggu satu persatu muridnya bertumbangan dikalahkan Edo. Tak heran karna murid Rd. Suparmin sangatlah banyak. Sampailah pada murid tertua dari Rd. Suparmin yg kemampuannya hampir menyamai gurunya. Selama tiga hari mereka bertarung tanpa henti siang dan malam saling mengadu kemampuan. Untuk mengalahkan murid tertua Rd. Suparmin ini Edo harus mengeluarkan jurus rahasianya yg pertama.

Jurus ini ia sebut yambeyambo. Ia menari dengan tempo irama yg teratur sambil menyerang mirip seperti jurus mabuk tetapi jurus ini 10x lebih hebat dibanding jurus mabuk. Selangkah Edo maju lalu ditendangnya murid Rd. Suparmin sampai menyamai tingginya atap rumah lalu ia habisi dengan dobel tendangan memutar ke udara yg mengenai dada dan punggun sang murid. Akhirnya sang murid menyerah kalah.

Mendengar hal itu Rd. Suparmin keluar menemui Edo. Karena Rd. Suparmin melihat tubuh Edo yg penuh dengan luka karena marathon bertarung dengan para muridnya. Rd. Suparmin memberikan perawatan kepada Edo sebelum ia bertarung dengan Rd. Suparmin. Tujuh  hari Edo mendapat perawatan di padepokan Rd. Suparmin yg membuat tubuhnya kembali bugar.

Hari yg ditunggu akhirnya datang. Edo dan Rd. Suparmin bertemu dalam pertarungan untuk membuktikan siapa yg terkuat. Pertarungan sengit pun berlangsung. Dalam pertarungan itu Edo kalah telak semua jurus saktinya bisa dipatahkan. Rd. Suparmin mempunyai jurus rahasia yg ia sebut ajian musnah. Di telapak tangannya ia salurkan energi suci lalu ia pukulkan kea rah Edo. Saat itu Edo merasa ada tangan yg sangat besar menghantam tubuhnya sebesar rumah.

Edo mengaku kalah dan bersedia menerima ajaran dari Rd. Suparmin. Islam. Edo menjadi muslim dan menyadari bahwa hanya ada satu tuhan yg paling kuat di dunia ialah Allah SWT. Setelah lima tahun berguru dengan Rd. Suparmin dan menyerap semua ilmunya, Edo kembali kekampungnya dan mempersatukan kembali sukunya.

Tak lama setelah itu Rd. Suparmin membawa keluarganya ke tanah Papua menghindari pengejaran penjajah. Ia menyambangi kampung Edo di papua beberapa bulan tinggal disana. Rd. Suparmin dan keluarganya di perlakukan dengan baik karena di anggap pahlawan oleh suku Nikararema. Tapi itu tidak berlangsung lama sampai sekutu mendaratkan kapalnya di papua. Untuk mencari Rd. Suparmin mereka membawa ribuan pasukan dengan persenjataan yg lengkap.

Melihat hal itu Edo Nikararema menyarankan Rd. Suparmin dan keluarganya mengungsi ke daerah pegunungan yg jauh. Karena sebelumnya ada penghianat yg memberi tahu keberadaan Rd. Suparmin di kampung Nikararema. Ia dijanjikan setumpuk emas oleh penjajah. Tetapi emas itu tidak pernah sampai ketangannya. Ia dibunuh tanpa mendapat haknya.

Rd. Suparmin mengungsi ke pegunungan. Penjajah meyerbu kampung Nikararema untuk menemukan Rd. Suparmin. Tidak ada satupun orang di kampung itu yg memberitahu keberadaan Rd. Suparmin dan keluarganya. Saat itu Edo dan pendekar Nikararema hanya bisa menghabisi setengah dari pasukan itu. Akhirnya penjajah membakar dan membunuh semua penghuni kampung termasuk anak kecil dan balita disana. Edo dan semua pendekar di kampung Nikararema harus tunduk di tangan penjajah.

Rd. Suparmin dan keluarganya tidak bisa berbuat apa – apa mendengar kabar itu. Ia dan keluarganya kembali ke kampung Nikararema untuk menguburkan semua orang yg tewas dalam pertempuran. Rd. Suparmin berdo’a untuk keselamatan jiwa mereka.
***
Setelah beberapa generasi keluarga.
Suparmin tidak pulang kekampung halamannya di pulau jawa, ia kembali dengan semangat yang membara untuk mencari penghidupan yang lebih baik lagi dari tempat ia tinggal dan dibesarkan. Tentu tidak itu saja misi lain Suparmin adalah mencari seorang gadis jawa asli yang akan dinikahinya untuk mempertahankan garis keturunannya di Papua.

Untuk mewujudkan mimpinya itu Suparmin pergi ke Jakarta guna menyelesaikan misi pertamanya. Secara turun temurun Rd. Suparmin mengajarkan ilmu yg ia punya kepada anak dan cucunya. Suparmin memiliki kesaktian juga seperti kakek buyutnya sebagai penjagaan dirinya dari orang jahat. Karena kemampuannya itu ia ditawari untuk berlaga di film dan kebutuhan syuting lainnya. Dari situ ia mendapat modal untuk meneruskan jenjang pendidikan yg lebih tinggi. Sembari menjadi stunt-man ia menyambi kuliah. Semakin hari Suparmin yg diberi nama panggung Radiato ini menjadi begitu tenar di dunia entertainment tanah air. Pekerjaan stunt-man yg ia lakoni dan selalu di anggap sebelah mata oleh orang lain ia berubah menjadi seorang artis yg booming.

Kuliahnya pun berhasil lulus dalam tempo yg singkat, selain jago beladiri Suparmin mempunyai otak yg cerdas. Ia tidak pernah kesulitan dalam bidang pendidikan. Kesuksesan di Jakarta tidak melupakannya untuk menyelesaikan misi terakhirnya. Setelalah merasa sukses dan membuka perusahaan pengamanan yg menyediakan Body guard ia pergi ke kampung halamannya, Kediri. Disana ia membeli sebuah rumah dan membuka usaha Laundry. Rupanya bisnis iseng – iseng itu membuahkan kesuksesan besar yg sangat tidak disangka – sangka oleh Suparmin.


bersambung ya,

Page Rank 1/10

Aduh, gak tau harus terkejut apa gimana reaksinya ngeliat page rank 1/10. No.. no.. wait. Angka satu (1) itu sangat berarti bagi gue. Seumur umur gue belum pernah dapet angka di page rank. 

Yang pasti gue juga belum tau pasti itu page rank bener - bener bonafit enggak statusnya. Yang penting nomer satu udah ada di sana. Ya.. ya.. emang norak si, buat kalian semua yg punya lebih banyak page rank di banding gue. Atau elu pada yg punya penghasilan puluhan jeti dari blog doank. Ga pa pa, wee..

Yang jelas banyak si caranya buat dapetin page rank. Yang artinya kita harus nambah statistik pengunjung ke blog kita ini. Caranya ada banyak banyak, kalo ente liat di forum - forum, orang orang banyak juga yg show off page ranknya yg gede gede. Gak cuma satu aja tapi dia punya puluhan blog yg menghasilkan duit sebulannya sekitar puluhan juta atau 3 digit dalam $. Wooow.. 

Yang pasti tadinya gue juga gak percaya ada orang yg bisa kaya dari blog doank, emang bisa? Ya bisalah. Gak ada yg gak mungkin kan! Gue juga sampe sekarang belom tau gimana caranya dapetin duit dari blog atau orang bilang "Publisher". Bagi orang awan yg baru terjun ke dunia blogging pasti sulit banget apalagi kalo niatnya emang bener bener cari duit. Loe gak punya jaringan, temen, dan pengunjung yg loyal yg bikin loe kaya. Parah parahnya lagi, ya.. nasibnya sama kayak gue gini. Terlunta lunta di internet kayak sampah ngambang dilautan. Gak tau mesti ngapain, kebawa ombak kesana kemari. Buangin pulsa internet tiap bulan cuman pengen tau gimana caranya dapet duit.

Please dong para master blogging yg udah sukses jalanin Publisher nya, beri tau hambamu ini bagaimana agar bisa seperti engkau. Serius gue ini email please ke sirjohnkotelawala@gmail.com

anyway,
Sepertinya gak akan ada yg mau bantu ke susahan gue ini ya gue pasrah aja lah begini adanya. Tapi bagi blogger awam yg ingin mulai bisnis online lewat blog page rank ini sangat penting banget. Semakin page ranknya tinggi semakin banyak duit yg loe dapet. Suer dah gak boong.

Kalo gue si ikutan di sini nih:


tinggal sign up aja jadi member disitu dan sekalian ikutin PTC nya (Paid To Click) sambil minum air menyelam, hehe. O iya gak keberatan kan kalo jadi refferal gue. Gak bikin loe rugi juga kok, malah nambah amal ibadah juga kan :D.

Oke keep struggling and good luck.

PS: gue serius banget itu kontak gue, please para mastah blogging atau siapa aja jadi temen gue buat share & care satu sama lain!

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger